● Tegangan isolasi terukur: 660v
● Tegangan kerja terukur: 380V 660V
● Tegangan nominal sirkuit bantu: AC220v, 380v, DC110v, 220V
● Menggunakan frekuensi: 50 ~ (60) Hz
● Arus nominal: bus horizontal ≤ 3150A, bus vertikal 630A, 800A
● Arus tahan jangka pendek terukur: 105kA/1S, bus netral 30kA/1S
● Arus puncak terukur: 105kA/0,1 S, 50kA/0,1 S
● Kapasitas pemutusan unit fungsional (laci): 50kA (nilai efektif)
● Tingkat perlindungan casing: IP30, IP40
● Pengaturan bus: sistem tiga fasa empat kawat, sistem tiga fasa lima kawat
● Memenuhi standar:IEC-439 BS5486 VDE0660,GB7251,NEMAIC2-322,JJB/T9661
● Mode pengoperasian: di lokasi, jarak jauh, otomatis
Kabinet dasar GCK dan GCL merupakan struktur rakitan gabungan, semua bagian struktural kabinet digalvanis, disemprot, dan dikencangkan dengan sekrup untuk membentuk kabinet dasar. Pintu, sekat, partisi, laci, braket pemasangan, busbar, dan komponen listrik ditambahkan sesuai kebutuhan untuk merakit kabinet pusat kendali yang lengkap. Struktur kabinet ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Rangka kabinet
Rangka kabinet menggunakan baja material khusus, menggunakan pelat sudut sebagai pen positioning, dan sambungan baut tanpa struktur pengelasan.
a. Ukuran pembentukan suku cadang, ukuran bukaan, dan interval peralatan menggunakan modul. (Modulus E = 20mm, sama seperti di bawah).
b. Bagian struktur internalnya dilapisi galvanis.
c. Bagian luarnya dilapisi fosfat: kemudian disemprot dengan bubuk epoksi elektrostatik.
d. Kabinet dibagi menjadi tiga bagian terpisah: ruang bus, unit fungsional, dan ruang kabel, yang dapat mencegah penyebaran kecelakaan dan memudahkan perawatan saat masih beroperasi.
2. Unit fungsional (bagian laci)
a. Unit fungsional: Unit pengumpan, unit motor, unit pasokan listrik umum.
b. Modulus tinggi lapisan laci adalah 200 mm, dan dibagi menjadi enam seri ukuran: -unit, 1 unit, 1-unit, 2 unit, 2-unit, dan 3 unit. Arus nominal rangkaian unit adalah 630A dan di bawahnya.
c. Setiap kabinet MCC dapat dilengkapi dengan maksimal 9 buah laci -unit atau 18 buah -unitlaci.
d. Panel pintu kompartemen terkunci secara mekanis dengan laci melalui mekanisme pengoperasian sakelar utama. Ketika sakelar utama berada pada posisi tertutup, panel pintu tidak dapat dibuka.
e. Mekanisme pengoperasian sakelar utama dapat dikunci pada posisi menutup atau membuka dengan kunci pembuka, yang memungkinkan perawatan peralatan listrik dilakukan dengan aman.
f. Kompartemen unit fungsional dipisahkan oleh partisi logam.
g. Katup di dalam kompartemen membuka dan menutup secara otomatis dengan dorongan dan tarikan tuas, sehingga tidak dapat menyentuh batang penghantar vertikal di dalam kompartemen.
h. Bagian belakang unit fungsi dilengkapi dengan steker masuk dan keluar dari sirkuit utama, steker sekunder dari sirkuit bantu, dan steker pembumian.
I. Steker pembumian memastikan kontinuitas rangkaian proteksi ketika laci dipisahkan dari posisi sambungan uji.
3. Sistem busbar
a. Sistem bus RGCK dan RGCL menggunakan sistem tiga fasa empat kawat dan sistem tiga fasa lima kawat. Kabel bus horizontal dipasang di bagian atas kabinet, dan kabel N dan PE dapat dipasang di bagian atas kabinet atau di bagian bawah kabinet.
b. Bus bar horizontal tiga fasa menggunakan bus bar tembaga, yang memiliki kekuatan mekanik tinggi dan pembuangan panas yang baik.
c.Bus vertikal disegel dengan cangkang plastik rekayasa karbonat.